Narrative Review: Strategi Pengembangan Industri Bahan Baku Aktif Obat (Active Pharmaceutical Ingredient) sintetis di Indonesia

Authors

  • Lamia Bawazir Jenderal Soedirman University

Keywords:

bahan baku obat, API Sintetis, Industri Farmasi Indonesia

Abstract

Industri Active Pharmaceutical Ingredient (API) merupakan komponen
penting dalam kemandirian farmasi nasional, namun Indonesia masih bergantung
hingga hampir 90% pada impor bahan baku obat. Narrative review ini bertujuan
menganalisis perkembangan industri API sintetis di Indonesia, meliputi kapasitas
produksi, peran investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman
Modal Asing (PMA), jenis API yang dikembangkan, serta tantangan utama yang
menghambat pertumbuhan industri lokal. Literatur yang terbit pada periode 2015-
2025 diseleksi untuk mengidentifikasi data terkait perkembangan industri bahan baku
obat. Hasil review menunjukkan bahwa saat ini hanya terdapat sekitar 13 industri
yang memproduksi API, dengan fokus utama pada API sintetis seperti paracetamol,
amoksisilin, clopidogrel, dan golongan statin, dan golongan lainnya. Meskipun
investasi dan dukungan regulasi mulai meningkat, pengembangan API masih
terhambat oleh keterbatasan industri hulu, minimnya inovasi dan kapasitas riset,
tingginya biaya produksi, serta persaingan harga dengan produk impor dari China dan
India. Upaya penguatan industri API membutuhkan strategi terintegrasi melalui
peningkatan teknologi dan SDM, perluasan rantai pasok domestik, optimalisasi
kebijakan seperti TKDN dan prioritas pasar nasional, serta kolaborasi antara
akademisi, industri, dan pemerintah. Secara keseluruhan, Indonesia memiliki peluang
besar untuk meningkatkan kemandirian bahan baku obat, namun memerlukan
komitmen berkelanjutan dari seluruh pihak terkait.

References

Adak, S. (2024). Impact of Covid-19 on the Active Pharmaceutical Ingredient Supply Chain. Universal Journal

of Pharmacy and Pharmacology, 3(1), 6–9.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (2023). Hilirisasi berikan kontribusi positif pada capaian realisasi

investasi triwulan III 2023. Retrieved from website: https://www.bkpm.go.id

Badan POM RI. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obatdan Makanan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Standar

Cara Pembuatan Obat yang Baik. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2022). Laju Pertumbuhan PDM Seri 2010. Diakses Pada 28 September 2025

BPOM RI. Data Industri Farmasi dan Sarana Khusus di Indonesia yang memiliki Sertifikat CPOB Terkini. 2022.

Retrieved from website: https://klikcpob.pom.go.id/wp-content/uploads/2022/03/Sertifikat-CPOB-per21-Maret-2022-Final-Upload.pdf

BPOM. (2024). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Sertifikat CPOB.

Cherian, J. J., Rahi, M., Singh, S., Reddy, S. E., Gupta, Y. K., Katoch, V. M., & Bhargava, B. (2021). India’s road

to independence in manufacturing active pharmaceutical ingredients: focus on essential medicines.

Economies, 9(2), 71.

CPhI Worldwide. (2020). CPHI Annual Report 2020: Pharma trends and innovations. Informa Markets.

Retrieved from website: https://www.cphi-online.com/the-strong-cphi-annual-report-strong-is-afile109383.html.

CPhI. (2020). Asean Pharma Report: Opportunities & Threats 2020 and Beyond. CPhI insights.

DoP. (2021). Department of Pharmaceuticals India Annual Report 2020–2021. Government of India Ministry of

Chemical & Fertilizers Departmen of Pharmaceutical.

Guibelondo, D.M. (2025). Green Pharma Revolution: Eco-Friendly Strategies for API Manufacturing in Modern

Medicine. Pharmafeatures. Retrieved from website: https://pharmafeatures.com/green-pharmarevolution-eco-friendly-strategies-for-api-manufacturing-in-modern-medicine/.

Hermansyah, O., Far, S., Irawan, Y., Farm, S. and Farm, M. (2024). Manajemen Farmasi. Cendikia Mulia

Mandiri.

Hermawan, E., Hadiyati, N. A., Adiarso, A., Setiyadi, E. D., Zunuraen, S., Hidayat, D., & Ru’yi, H. A. (2023).

Challenges and Policy Supports in Indonesian Pharmaceutical Raw Materials Industry. Indonesian

Journal of Health Administration, 11(2), 196-211.

Invest Indonesia. (2025). Indonesia pharmaceutical industry opens door for global investors. Retrieved from

website: https://investindonesia.co.id.

IQVIA. (2023). Domestic Manufacturing in LMICs Part 2: Building Supply Chain Resilience. IQVIA Asia-Pacific

Insights Report.

Jahan, M., Tamanna, U. and Asaduzzaman, M. (2024). Nature’s tiny chemists: Microorganisms as sources of

next-gen active pharmaceutical ingredients (APIs). Journal of Primeasia, 5(1), pp.1-9.

Kartika, A. N. (2023). Upaya Kemandirian Bahan Baku Obat Dalam Pengembangan Industri Farmasi Di

Indonesia. Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia, 10, 21-32.

Kemenperin. (2023). Kebijakan hilirisasi industri farmasi dan insentif fiskal. Diakses pada 26 Desember 2025.

Retrieved from website: Indonesia Manufacturing Center (IMC) – Balai Pengembangan Produk dan

Teknologi Manufaktur Indonesia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Kick Off Change Source Penggunaan Bahan Baku Obat

Dalam Negeri. Retrieved from website: Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, Kemenkes

Fasilitasi Change Source Untuk Maksimalkan Penggunaan Bahan Baku Obat Dalam Negeri

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Peta Jalan Kemandirian Bahan Baku Obat Nasional. Direktorat Jenderal

Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Kumar, V., Bansal, V., Madhavan, A., Kumar, M., Sindhu, R., Awasthi, M.K., Binod, P. and Saran, S. (2022).

Active pharmaceutical ingredient (API) chemicals: a critical review of current biotechnological

approaches. Bioengineered, 13(2), pp.4309-4327.

Kurnianto, R.W., Fahrurrozi, M., Ismail, H., Lukitaningsih, R.R.E., Nugraha, I.T., Pudjono, P., Rochmadi,

R., Sudarmanto, A. and Susidarti, R.A., (2021). Kinetics study of paracetamol production from paraaminophenol and acetic anhydride. Jurnal Rekayasa Proses, 15(1), pp.49-58.

LIPI. (2014). Strategi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Liu, L. Y., & Song, Z. Y. (2025). The Policy Benefits and Mechanisms of Service Sector Liberalization on the

Innovative Development of Beijing’s High-End Service Industry. American Journal of Industrial and

Business Management, 15, 1229-1251. doi: 10.4236/ajibm.2025.159061

MOEF. (2020). Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2020–2025. Ministry of Environment

and Forestry, Republic of Indonesia.

Muhawarman, Aji. (2025). 3 Langkah Cepat Produksi Bahan Baku Obat Dalam Negeri. Kemkes.go.id.

Retrieved from website: https://kemkes.go.id/id/3-langkah-percepat-produksi-bahan-baku-obat-dalamnegeri.

Nurfauzia, A. (2025). Exploring Challenge and Opportunities of Drug Formulation Manufacturers in Indonesia's

Policy Shift. Journal of Research in Social Science and Humanities, 5(2).

Oktaviani, N.P.S., Ivansyah, A.L., Saputra, M.Y., Handayani, N., Fadylla, N. and Wahyuningrum, D. (2023).

Potential application of bisoprolol derivative compounds as antihypertensive drugs: synthesis and in

silico study. Royal Society Open Science, 10(12), p.231112.

Prihawantoro, Socia & D, Priyambodo & Widyastuti, Netty & Zubair, Manifas & Santosa, Joko & dharmawan,

& Rosadi, Dadang & Ridlo, Aflakhur & Kristiana, Kristiana & Putra, Nurjaman & Anindhita, Fnu &

Setiadi, Ermawan & Widiati, Ati & Karnadi, & Gustriani, Nini & Wiryawan, Kusrestuwardhani & P,

Alfian & Laili, Nurus Sahari & W, Muhammad & Zunuraen, Siti. (2021). Outlook Teknologi Kesehatan

2021: Inisiatif Industrialisasi Bahan Baku Obat Amoksisilin. Tanggerang: Pusat Pengkajian Industri

Proses dan Energi.

Putra, N.G., Anafi, A.T., Laili, N.S., Wibisono, M.I. and Widiarto, A. (2022). Potensi Provinsi Jawa Barat Dalam

Inisiasi Konsep Klaster Industri Bahan Baku Obat (Bbo) Amoksisilin. Creative Research Journal, 8(02),

pp.77-84.

Raharni, R., Supardi, S., & Sari, I. D. (2018). Kemandirian dan Ketersediaan Obat Era Jaminan Kesehatan

Nasional (JKN): Kebijakan, Harga, dan Produksi Obat. Media Penelitian dan Pengembangan

Kesehatan, 28(4), 219-228.

Rahmi, S., Harahap, N. D., & Tarigan, R. S. P. B. (2025). Sistem Penghantaran Obat Baru (New Drug Delivery

System). Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang.

Ruskar, D., Hastuti, S., Wahyudi, H., Dewa Ketut Kerta Widana, I., & Khoirudin Apriyadi, R. (2021). LAFIAL:

Pandemi COVID-19 Sebagai Momentum Kemandirian Industri Farmasi Menuju Ketahanan Kesehatan

Nasional. PENDIPA Journal of Science Education, 5(3), 300–308.

https://doi.org/10.33369/pendipa.5.3.300-308

Singh, S., & Popli, H. (2021). Indian Active Pharmaceutical Ingredient (API) Industry-An overview on Challenges,

Opportunities & Regulatory prerequisites. International Journal Of Drug Regulatory Affairs, 9(2), 66-

76.

Sugiharta, S., Gunarti, N.S., Kusumawati, A.H., Frianto, D., Amal, S. And Ridwanulah, D. (2024). Jamu Go

International: Seleksi Tanaman Berkhasiat, Pengolahan, dan Potensi Jamu Sebagai Pharmapreneuship.

J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(7), pp.891-902.

Wahyudi, A., Hatta, I.H. and Kumala, S., (2023). Benchmarking Kondisi Industri Bahan Baku Obat di

Dunia. Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan, 1(03), pp.186-198.

Wang, J., He, M., Lu, F., Chen, Y., & Wang, H. (2025). Technological and industrial trends in China's

pharmaceutical sector. Frontiers in Pharmacology, 16, 1579037.

Yang, Y., Husain, L., & Huang, Y. (2024). China’s position and competitiveness in the global antibiotic value

chain: implications for global health. Globalization and Health, 20(1), 87.

Downloads

Published

2025-10-25

How to Cite

Lamia Bawazir. (2025). Narrative Review: Strategi Pengembangan Industri Bahan Baku Aktif Obat (Active Pharmaceutical Ingredient) sintetis di Indonesia. Jurnal Apoteker Indonesia, 2(5), 119–126. Retrieved from https://journal.talentainsan.com/index.php/jai/article/view/86